dari self wowor
ke Toulemoh@gmail.com
tanggal 16 Januari 2009 23:19
subjek Fwd: Minahasa pe opa-opa dulu pe nama dang …
dikirim oleh gmail.com
Pada tanggal 26/12/08, Bartje Bernhard Tumbelaka, M2RO
menulis:
Hi …
Warm regards Bartje 26 Apr 08
MANADO PE FAM
By didikbudiarto
Categories: Culture
Tags: Indonesiana
Saya mendapatkan artikel ini dari salah satu milis yang saya ikuti. Saya jadi teringat ‘joke’ tentang dialog antara seorang guru dan murid d sebuah SD di Tondano, Minahasa. Konon, ketika pelajaran sejarah, sang guru menerangkan kisah teks proklamasi yang dibacakan Bung Karno. Di akhir teks proklamasi itu disebutkan nama penandatangannya, yaitu Soekarno – Hatta. Kontan sang murid berkomentar, “Pak Guru, kalau begitu Soekarno pe fam Hatta dang?”
Dengan sedikit editing, inilah artikel yang cukup menarik itu:
Buat orang Manado, dalam hal ini suku besar Minahasa, fam (family-name) mewakili jati diri, citra, dan bahkan martabat serta harga diri. Fam diturunkan berdasarkan garis keturunan orang tua laki-laki (patrilinial) dan wajib digunakan sebagai harkat serta lambang sebagai generasi penerus keluarga.
dari self wowor
ke Toulemoh@gmail.com
tanggal 16 Januari 2009 23:19
subjek Fwd: Minahasa pe opa-opa dulu pe nama dang …
dikirim oleh gmail.com
Pada tanggal 26/12/08, Bartje Bernhard Tumbelaka, M2RO
menulis:
Hi …
Warm regards Bartje 26 Apr 08
MANADO PE FAM
By didikbudiarto
Categories: Culture
Tags: Indonesiana
Saya mendapatkan artikel ini dari salah satu milis yang saya ikuti. Saya jadi teringat ‘joke’ tentang dialog antara seorang guru dan murid d sebuah SD di Tondano, Minahasa. Konon, ketika pelajaran sejarah, sang guru menerangkan kisah teks proklamasi yang dibacakan Bung Karno. Di akhir teks proklamasi itu disebutkan nama penandatangannya, yaitu Soekarno – Hatta. Kontan sang murid berkomentar, “Pak Guru, kalau begitu Soekarno pe fam Hatta dang?”
Dengan sedikit editing, inilah artikel yang cukup menarik itu:
Buat orang Manado, dalam hal ini suku besar Minahasa, fam (family-name) mewakili jati diri, citra, dan bahkan martabat serta harga diri. Fam diturunkan berdasarkan garis keturunan orang tua laki-laki (patrilinial) dan wajib digunakan sebagai harkat serta lambang sebagai generasi penerus keluarga.
Lanjut membaca →