Toulemoh’s Weblog

Desa Lemoh kampung halamanku

kalender tahun 2009.

Hmmmm……….,

Kalender tahun 2009 baru selesai. Melewati suasana yang panjang dan lebar. Nda bisa langsung selesai dari bulan Desember 2008, maklum yang desain waktu luangnya lompat sana lompat sini. Sebelum akhirnya cetak di kertas, sebelumnya sempat uji coba cetak di kain vinyl (bahan yang banyak di pakai untuk spanduk spanduk caleg) karna di harap dengan cara ini bisa menghemat biaya cetak. Tapi ternyata di atas bahan ini hasilnya sedikit pecahhhhhhh dan rada burammmm. Untung ada saudari Vony Mantiri yang bisa ngasih solusi, dia punya langganan percetakan. maka kesana akhirnya kita order untuk cetak kalender itu.

Baca selebihnya »

Januari 29, 2009 Ditulis oleh toulemoh | Plakat / Informasi | , , , , , , , , , , , , , , , , , | & Komentar

Femmy Tular kirim foto.

foto di kirim by email pada 19 Januari 2009 13:20

wisye41

Baca selebihnya »

Januari 26, 2009 Ditulis oleh toulemoh | Foto kiriman 2009 | , , , , , , , , , , , , | & Komentar

Bukan kita pe foto2

Foto foto ini di sadur dari internet. Sekedar untuk mengkoleksi saja dan mungkin ada yang suka, bisa di sadur lagi. Selamat menikmati.

Baca selebihnya »

Januari 26, 2009 Ditulis oleh toulemoh | Lemoh | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | & Komentar

So tengah malam

So jam 01:20. Sampe jam ini nyaku masih kutak katik blog untuk merubah tampilan dan semoga makin mempermudah toulemoh’s webloger membuka buka isi blog ini. Ada banyak perubahan yang terjadi, sebagian besar halaman halaman di pindah ke posting harian tapi isinya bisa juga di akses melalui “kategori”.

Yah…, sementara gini dulu. Sesudah ini masih mo baku cako di workshop dengan pekerjaan yang lain. Saat itu tentunya kebanyakan orang sudah di alam mimpi. Tapi nda apa apa lantaran ada beberapa pekerjaan yang tertunda sejak tahun 2008 yang belum selesai.

Salam mah leos leosan wo mah sawang-sawangan. Baku baku bae deng baku baku tulung.

Januari 26, 2009 Ditulis oleh toulemoh | Nyaku | , , , , , , , , , , , , , , , , | & Komentar

Arti Fam

Januari 17, 2009 pukul 02:24 Sunting

dari self wowor
ke Toulemoh@gmail.com
tanggal 16 Januari 2009 23:19
subjek Fwd: Minahasa pe opa-opa dulu pe nama dang …
dikirim oleh gmail.com

Pada tanggal 26/12/08, Bartje Bernhard Tumbelaka, M2RO
menulis:
Hi …
Warm regards Bartje 26 Apr 08
MANADO PE FAM

By didikbudiarto

Categories: Culture
Tags: Indonesiana

Saya mendapatkan artikel ini dari salah satu milis yang saya ikuti. Saya jadi teringat ‘joke’ tentang dialog antara seorang guru dan murid d sebuah SD di Tondano, Minahasa. Konon, ketika pelajaran sejarah, sang guru menerangkan kisah teks proklamasi yang dibacakan Bung Karno. Di akhir teks proklamasi itu disebutkan nama penandatangannya, yaitu Soekarno – Hatta. Kontan sang murid berkomentar, “Pak Guru, kalau begitu Soekarno pe fam Hatta dang?”

Dengan sedikit editing, inilah artikel yang cukup menarik itu:

Buat orang Manado, dalam hal ini suku besar Minahasa, fam (family-name) mewakili jati diri, citra, dan bahkan martabat serta harga diri. Fam diturunkan berdasarkan garis keturunan orang tua laki-laki (patrilinial) dan wajib digunakan sebagai harkat serta lambang sebagai generasi penerus keluarga.

Baca selebihnya »

Januari 26, 2009 Ditulis oleh toulemoh | Sejarah dan arti fam | , , , , , , , , , , , , , , , | & Komentar